Aplikasi Internet Commander, Penghemat Baterai Android Terbaru
Setelah beberapa lama mencari aplikasi untuk penghemat baterai Android,
akhirnya ditemukan juga satu aplikasi yang paling mumpuni untuk menghemat Baterai Android
yaitu Internet Commander.
Bagusnya lagi, aplikasi ini gratis ! ya, Meskipun ada sih versi berbayar nya.
Internet Commander adalah sebuah aplikasi yang dirancang untuk mengelola
koneksi internet Anda dan juga untuk menghemat baterai ponsel Android Anda.
Seperti Mobile Internet dan Wi-Fi adalah satu pilihan yang paling menguras
baterai di OS Android, kita harus mengelolanya dengan baik. Sayangnya Android
tidak memiliki solusi untuk ini (masalah boros baterai) dan di sini adalah di
mana Internet Commander) datang.
Aplikasi ini memiliki banyak pilihan untuk personalisasi
dengan kebutuhan anda:
- 3 Profil standar.
- Internet On / Off WIDGET.
- Otomatis internet kontrol bahkan di Stand-By mode.
- Berbeda pemicu untuk mengaktifkan internet. - - Bagus
antarmuka pengguna grafis.
- Penggunaan yang sangat mudah dan intuitif.
- Getar ketika perubahan status koneksi.
- Sync account Anda, seperti pesan dan mail sehingga Anda
selalu up to date.
Manfaat:
-Tidak ada manajemen internet manual.
- Memperpanjang masa pakai baterai (sampai 5 hari pada
SGSII).
- Tidak perlu pengisian setiap malam.
- MinimPenggunaan memori.
- Mendapatkan e-Mails, WhatsApp dan pesan Facebook di
Stand-By mode.
Tertarik ingin mencobanya sobat ???
- KLIK DISINI untuk mendownload Versi Internet Commander TRIAL
- KLIK DISINI untuk mendownload Versi Pro dari Internet Commander
Terima kasih, semoga bermanfaat.
Tantan Hat-Trick, Sriwijaya FC Tekuk Gresik United
Diposting oleh
Unknown
0
komentar
Gresik United memperpanjang catatan tak pernah menang di lima pertandingan secara berturut-turut.
Striker Sriwijaya FC Tantan tampil cemerlang mencetak hat-trick untuk membantu Laskar Wor Kito meraih kemenangan 4-3 atas tuan rumah Gresik United di Stadion Petrokimia dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, Jumat (1/3).
Tambahan tiga angka mengangkat posisi Sriwijaya FC satu tangga ke peringkat enam klasemen usai mengumpulkan nilai 14 dari sembilan laga yang sudah dilalui. Kemenangan itu juga sekaligus menggeser posisi Gresik United ke peringkat tujuh dengan keunggulan satu angka.
Gresik United dan Sriwijaya FC menerapkan permainan terbuka di pertandingan ini. Laskar Joko Samudra sudah berhasil membuka keunggulan pada menit kesembilan melalui sundulan Riski Novriansyah yang menyambut umpan Gustavo Chena.
Gol ini memberikan motivasi bagi pemain tuan rumah yang ingin memutus empat laga berturut-turut tanpa kemenangan. Serangan gencar dilakukan ke pertahanan Sriwijaya FC, namun menemui batu karang.
Permainan agresif ini membuat lini belakang Gresik United menjadi lengah. Akibatnya, Sriwijaya FC mampu menyamakan kedudukan ketika tandukan Tantan menerima umpan silang Eddie Foday Boakay tak bisa dihentikan kiper Hary Prasetyo.
Menjelang babak pertama berakhir, Laskar Wong Kito nyaris membalikkan keadaan. Bola yang tidak bisa dikuasai Hary jatuh ke kaki Tantan. Namun tendangan striker Sriwijaya FC ini masih bisa dihalau pemain Gresik United.
Permainan Gresik United dan Sriwijaya FC tidak mengalami perubahan di babak kedua. Namun tim tamu dapat mengendalikan permainan, dan menghadirkan sejumlah peluang, salah satunya miliki Foday Boakay di menit ke-54.
Sriwijaya FC akhirnya membalikkan keadaan untuk mengungguli tuan rumah. Bola muntah tendangan Foday Boakay disambar kepala Tantan untuk menjebol Hary, sehingga mengubah papan skor menjadi 2-1.
Tantan mencetak hat-trick di laga ini setelah memaksa Hary memungut bola dari jalanya pada menit ke-67. Tantan yang lolos dari jebakan off-side menyambut umpan Ponaryo Astaman, dan mengecoh kiper untuk mencetak gol.
Gresik United mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78 lewat tendangan David Faristian yang menyambar bola muntah tendangan Shohei Matsunaga. Namun Sriwijaya FC kembali memperbesar keunggulan selang satu menit kemudian melalui tendangan penalti Hilton Moreira. Hadiah penalti diberikan wasit menysyl pelanggaran handsball pemain Gresik United.
Tuan rumah memperkecil kekalahan menjadi 4-3 menjelang laga berakhir lewat tendangan penalti Shohei. Wasit menunjuk titik putih karena menganggap pemain Sriwijaya FC melakukan pelanggaran handsball.
Tambahan tiga angka mengangkat posisi Sriwijaya FC satu tangga ke peringkat enam klasemen usai mengumpulkan nilai 14 dari sembilan laga yang sudah dilalui. Kemenangan itu juga sekaligus menggeser posisi Gresik United ke peringkat tujuh dengan keunggulan satu angka.
Gresik United dan Sriwijaya FC menerapkan permainan terbuka di pertandingan ini. Laskar Joko Samudra sudah berhasil membuka keunggulan pada menit kesembilan melalui sundulan Riski Novriansyah yang menyambut umpan Gustavo Chena.
Gol ini memberikan motivasi bagi pemain tuan rumah yang ingin memutus empat laga berturut-turut tanpa kemenangan. Serangan gencar dilakukan ke pertahanan Sriwijaya FC, namun menemui batu karang.
Permainan agresif ini membuat lini belakang Gresik United menjadi lengah. Akibatnya, Sriwijaya FC mampu menyamakan kedudukan ketika tandukan Tantan menerima umpan silang Eddie Foday Boakay tak bisa dihentikan kiper Hary Prasetyo.
Menjelang babak pertama berakhir, Laskar Wong Kito nyaris membalikkan keadaan. Bola yang tidak bisa dikuasai Hary jatuh ke kaki Tantan. Namun tendangan striker Sriwijaya FC ini masih bisa dihalau pemain Gresik United.
Permainan Gresik United dan Sriwijaya FC tidak mengalami perubahan di babak kedua. Namun tim tamu dapat mengendalikan permainan, dan menghadirkan sejumlah peluang, salah satunya miliki Foday Boakay di menit ke-54.
Sriwijaya FC akhirnya membalikkan keadaan untuk mengungguli tuan rumah. Bola muntah tendangan Foday Boakay disambar kepala Tantan untuk menjebol Hary, sehingga mengubah papan skor menjadi 2-1.
Tantan mencetak hat-trick di laga ini setelah memaksa Hary memungut bola dari jalanya pada menit ke-67. Tantan yang lolos dari jebakan off-side menyambut umpan Ponaryo Astaman, dan mengecoh kiper untuk mencetak gol.
Gresik United mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78 lewat tendangan David Faristian yang menyambar bola muntah tendangan Shohei Matsunaga. Namun Sriwijaya FC kembali memperbesar keunggulan selang satu menit kemudian melalui tendangan penalti Hilton Moreira. Hadiah penalti diberikan wasit menysyl pelanggaran handsball pemain Gresik United.
Tuan rumah memperkecil kekalahan menjadi 4-3 menjelang laga berakhir lewat tendangan penalti Shohei. Wasit menunjuk titik putih karena menganggap pemain Sriwijaya FC melakukan pelanggaran handsball.
Sumber : Goal.com
Kuliner Khas Baturaja
Halo sobat Blogger !!!
kali ini Admin mau sedikit Sharing, Sharing kali ini berbeda dengan sebelum nya.
hmmm, kira-kira kasih tau gk yaaaaaaaaaaa :p
Taraaaa !!!
ini dia yg mau Admin sharing, nama nya Kuliner Pindang Ikan khas daerah Baturaja,
daerah dimana tempat Admin tinggal.. hehehe
Menu Kuliner yang satu ini bukan seperti Pindang Ikan yg biasa pada umum nya.
sajian menu Pindang Ikan ini adalah dengan ada nya campuran "Tempoyak" (Baca : Buah durian yg di permentasi)atau sering di sebut masyarakat lokal Pindang Ikan Tempoyak.
Pindang Ikan tempoyak ini, tentu saja terasa sangat nikmat sebab menggunakan pilihan durian-durian terbaik yang disulap menjadi tempoyak.
Aroma khas tempoyak akan terasa sangat menggugah selera dan nafsu makan bagi siapapun yang berada di dekatnya, (apalagi kalo di makan dengan di kolaborasi sambel terasi... hehehe)
yummy . . .
bagaimana ? anda tertarik untuk mencipi kuliner "Pindang Ikan" khas Baturaja yg satu ini
bagi sobat Blogger yg tertarik dan mau mencoba nya, silahkan saja datang dan berkunjung langsung ke daerah Baturaja, kab.OKU, SUM-SEL.. ^_^
kali ini Admin mau sedikit Sharing, Sharing kali ini berbeda dengan sebelum nya.
hmmm, kira-kira kasih tau gk yaaaaaaaaaaa :p
Taraaaa !!!
ini dia yg mau Admin sharing, nama nya Kuliner Pindang Ikan khas daerah Baturaja,
daerah dimana tempat Admin tinggal.. hehehe
Menu Kuliner yang satu ini bukan seperti Pindang Ikan yg biasa pada umum nya.
sajian menu Pindang Ikan ini adalah dengan ada nya campuran "Tempoyak" (Baca : Buah durian yg di permentasi)atau sering di sebut masyarakat lokal Pindang Ikan Tempoyak.
Pindang Ikan tempoyak ini, tentu saja terasa sangat nikmat sebab menggunakan pilihan durian-durian terbaik yang disulap menjadi tempoyak.
Aroma khas tempoyak akan terasa sangat menggugah selera dan nafsu makan bagi siapapun yang berada di dekatnya, (apalagi kalo di makan dengan di kolaborasi sambel terasi... hehehe)
yummy . . .
bagaimana ? anda tertarik untuk mencipi kuliner "Pindang Ikan" khas Baturaja yg satu ini
bagi sobat Blogger yg tertarik dan mau mencoba nya, silahkan saja datang dan berkunjung langsung ke daerah Baturaja, kab.OKU, SUM-SEL.. ^_^
Diserang hacker Indonesia, Israel ancam lakukan balasan
Sejak pekan lalu Israel menginvasi kawasan Jalur Gaza, Palestina, yang dikuasai Hamas. Perang di dunia nyata pun berlanjut ke dunia maya. Didorong sentimen solidaritas sebagai sesama negara muslim, beberapa hacker Indonesia langsung menyerang beberapa server dan situs milik Israel.
Akibatnya, kemarin otoritas keamanan Internet Indonesia (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/IDSIRTI) mengabarkan ada pemberitahuan dari otoritas Internet Israel, bahwa mereka bakal dilakukan serangan balasan terhadap DNS server Indonesia. Serangan ini rencananya menyasar domain-domain berakhiran .id.
Ketua Umum Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) Andy Budimansyah mengaku sudah mendengar informasi tersebut. Namun dari hasil pemeriksaan sementara, belum ada serangan dilancarkan hacker Israel ke domain Indonesia.
"Sejauh ini belum ada serangan (ke domain-domain .id), tapi kemarin memang ada notifikasi dari First Org, itu lembaga semacam IDSIRTI-nya Israel," ujarnya saat dihubungimerdeka.commelalui telepon seluler, Kamis (23/11).
Dia menyebut hacker Indonesia sudah berhenti menyerang situs-situs Israel. Meski demikian, untuk berjaga-jaga Pandi langsung berkoordinasi dengan operator DNS untuk meningkatkan pengawasan dan mengawasi bila kemungkinan buruk terjadi.
"Kita monitor karena DNS kita tersebar di seluruh Indonesia dan di luar negeri, kita koordinasi dengan DNS yang dikelola Indosat, di GPN, di Australia, kita minta mereka membantu pemantauan, jika terjadi serangan kita usahakan ditutup (DNS server itu) sementara," paparnya.
Andy menegaskan langkah hati-hati harus dipersiapkan. Walau lokasi DNS sudah tersebar, jika hacker Israel benar-benar menyerang balik akibatnya tetap merugikan. Karena DNS-lah yang menghubungkan pengguna internet dengan domain .id. Jika server ini mati, tentu situs-situs dengan nama domain khas Indonesia itu tak bisa diakses.
"Kalau server banking atau website-website yang melayani masyarakat tiba-tiba tidak bisa diakses, kan kasihan," tuturnya.
DNS Server yang mengelola domain .id tersebar di pelbagai kota dan dikelola swasta. Namun titik lokasi terbanyak berada di Jakarta. Andy berharap serangan balasan itu nantinya sama sekali tidak terjadi.
Sumber : Merdeka
Langganan:
Postingan (Atom)









